Cara Memperbaiki Laptop Suka Restart Sendiri


Laptop merupakan salah satu perangkat yang cukup banyak dipakai saat ini. Terutama untuk mereka yang butuh perangkat ringan dan gampang dibawa-bawa.





Sama seperti benda elektronika yang lain, laptop juga kadang memiliki beberapa persoalan tersendiri. Misalnya virus, panas (overheat), hang, lemot dan lain-lain.





Selain duduk perkara tersebut, ada satu masalah yang bisa dibilang cukup sering muncul, yakni laptop restart sendiri.







Isi Tulisan




Cara Mengatasi Laptop yang Suka Restart Sendiri





Laptop sering restart sendiri waktu digunakan, dari pengalaman aku ada cukup bermacam-macam penyebabnya.





Tentunya duduk perkara ini tidak mengecewakan bikin repot. Apalagi jika kita lagi ngetik contohnya, bisa-mampu kerjaan jadi tidak tersimpan.





Nah, untuk Anda yang sedang mengalami persoalan ini, berikut ini saya ingin membicarakan beberapa kiat untuk memperbaiki laptop yang suka restart sendiri.





#1. Disable Setting Automatic Restart





Banyak yang belum tahu, di Windows ada yang namanya fitur Automatic Restart.





Fitur ini berfungsi untuk membuat Laptop secara otomatis restart kalau terdapat error ketika sedang dipakai.





Normalnya, fitur ini secara bawaan akan selalu aktif. Namun, fitur ini mampu Anda matikan bila Anda ingin menangkal supaya laptop tidak restart sendiri tanpa pesan.





Caranya mirip ini:





  • Pada kolom search Windows, ketik dan buka View advanced system settings.




View Advanced System Settings di Windows




  • Selanjutnya klik Settings pada bab Startup and Recovery.
  • Hilangkan centang Automatically restart.








  • Jika sudah, silakan restart laptop Anda.




Cara ini sudah diusulkan oleh salah satu produsen laptop populer. Jadi mungkin Anda mampu mencobanya.





Baca Juga: Cara Masuk ke BIOS di Laptop ASUS





#2. Periksa Suhu Laptop Anda









Sistem pendinginan laptop, sudah diatur sebaik mungkin menyesuaikan hardware yang dipakai. Tapi, semakin lama penggunaan laptop, kian tinggi juga suhu yang dihasilkan.





Hal ini disebabkan alasannya adalah banyaknya kotoran yang melekat, utamanya pada bagian ventilasi laptop. Dan juga mampu disebabkan sebab pasta (thermal paste) yang telah kering.





Untuk itu, kalau laptop Anda sering restart tiba-datang, aku sarankan Anda untuk melakukan monitoring suhunya.





Caranya bisa memakai aplikasi mirip Coretemp atau HWMonitor





Nah, untuk menyingkir dari overheat, menggunakan aplikasi monitoring suhu tersebut Anda mampu mempertahankan laptop semoga temperaturnya tidak terlalu tinggi.





#3. Bersihkan Laptop Anda









Masih seputar suhu laptop, mirip yang saya bilang tadi, kotoran pada laptop bisa besar lengan berkuasa terhadap panas yang dihasilkan hardware.





Untuk mengoptimalkannya kembali, Anda bisa membersihkan laptop Anda. Dengan begitu, suhu yang dihasilkan akan menurun.





Cara membersihkannya bermacam-macam.





Anda mampu memulai dari hal sederhana, misalnya menetralisir kotoran pada ventilasi menggunakan kain lembut atau mengubah thermal pastenya bila telah lama.





Baca Juga: Ini Dia Cara Mengatasi Bunyi Beep di Laptop





#4. Bersihkan RAM









Ada beberapa hardware yang mampu mengakibatkan laptop restart tiba-tiba dikala sedang dipakai, salah satunya ialah RAM.





Ini bekerjsama ada hubungannya dengan problem hardware.





Dimana saat ada salah satu unsur rusak, Windows akan mengalami error, dan error inilah yang menimbulkan laptop jadi restart sampai bluescreen.





Khusus untuk RAM, Anda mampu mencoba membersihkannya, dengan cara melepasnya lalu membersihkan bab keemasannya dengan penghapus.





Saya sendiri pernah mencobanya, dan bisa dibilang cukup efektif. Bukan itu saja, bila RAM laptop Anda terdapat usable, mungkin nanti mampu hilang.





Baca Juga: Cara Mengatasi Laptop yang Tidak Bisa Masuk ke BIOS





#5. Periksa Harddisk Anda









Fungsinya untuk menyimpan filefile, tetapi harddisk juga mampu menjadikan laptop yang suka me-restart sendiri.





Biasanya hal ini ada relevansinya dengan bad sector. Buat yang belum tahu, bad sector yaitu kerusakan dimana sebagian dari harddisk tidak mampu terbaca.





Efek dari duduk perkara bad sector sendiri beragam, tetapi jika bad sector-nya ada di drive tata cara, maka efeknya tata cara jadi sering restart atau bluescreen.





Jika ada bad sector, lebih baik diganti saja harddisknya





#6. Setting Fan Processor di BIOS









Default-nya pengaturan fan processor di BIOS telah otomatis tersetting menyesuaikan panas yang dihasilkan processor.





Nah, untuk meminimalkan suhu, Anda juga mampu mengontrol pengaturan fan tersebut.





Untuk cara settingnya sendiri berbeda-beda tergantung tipe laptop yang dipakai.





Tapi secara garis besar Anda cuma tinggal mencari pengaturan speed fan lalu mengubahnya menjadi mode performance (Dan sejenisnya).





Perlu dikenang, tidak semua laptop punya fitur ini. Makara silakan cek dahulu.





#7. Scan Laptop Anda Dengan Antivirus









Virus juga bisa menimbulkan laptop me-restart datang-tiba, dan berdasarkan saya persoalan ini cukup sering ditemui.





Masalah ini berafiliasi dengan sistem. Jika ada virus berlangsung di laptop Anda, biasanya usage pada RAM akan jadi sarat , dan efeknya membuat tata cara jadi tidak stabil.





Untuk sementara waktu mungkin tidak dilema, namun lazimnya makin usang akan kian membuat laptop jadi melambat, hang lalu restart.





Virus biasanya berlangsung di background services. Untuk itu, Anda mampu mencoba untuk melaksanakan scanning memakai Antivirus.





Jangan lupa pakai yang versi paling update.





#8. Cek Driver Laptop









Jika Anda menginstall driver tidak dari DVD bawaan, mungkin driver yang Anda install tidak sesuai dengan tipe laptop yang dipakai.





Efek dari driver yang tidak sesuai ini beragam. Bisa menciptakan tata cara jadi hang, restart bahkan shutdown sendiri.





Karena itu, coba ingat-ingat adakah driver yang Anda install sebelumnya. Jika ada, coba ganti driver tersebut ke yang gres.





#9. Install Ulang Sistem Anda











Sistem yang tidak stabil dan membuat laptop jadi restart bahkan mati sendiri.





Selain dari apa yang sudah dibahas sebelumnya, mampu juga disebabkan sebab jarang dioptimalisasi.





Ini bisa Anda cek, masalah laptop yang datang-tiba restart lazimnya lebih sering ditemukan di metode yang telah lemot.





Untuk mengatasinya Anda bisa mengoptimalisasi tata cara terlebih dahulu.





Tapi bila telah terlalu usang tidak dioptimalkan, lebih baik coba install ulang saja.





Penutup





Dengan kiat-tips diatas, aku harap problem laptop suka restart sendiri yang Anda alami bisa hilang.





Karena cara diatas saya tulis berdasarkan pengalaman saya, dan berdasarkan aku cukup efektif.





Kalau Anda punya persoalan lain seputar restart ini, silakan tanyakan lewat kolom komentar dibawah. Nanti akan saya jawab.





Semoga bermanfaat.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel